3rd IENC hari kedua

November 18, 2016 oleh : superadmin-ng

International Emergency Nursing Camp (IENC) ke-3 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Keperawatan yang bernaung di Nursing Care Club (NCC) Emergency Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini berfokus dalam penanganan kebencanaan. Kegiatan praktikum dalam IENC ke-3 ini dibagi menjadi empat bagian yaitu Basic Life Support, Improve Medicine, bidai balut dan evakuasi.

Salah satu praktikum yang di pandu oleh perawat praktisi dari Rumah Sakit adalah bidai balut yang dipimpin langsung oleh Bapak Muh. Asnawi, S.ST dari RSUD Kota Yogyakarta. Beliau juga merupakan Instruktur di PUSBANKES 118 DIY. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan terkait bagaimana ketika seorang korban mengalami cidera yang harus segera di lakukan pertolongan pertama dengan cara bidai balut. Kegiatan praktikum bidai balut ini berlangsung selama 45 menit.

Semua kegiatan praktikum ini merupakan kegiatan hal positif yang mampu meningkatkan skill mahasiswa. Diharapkan mahasiswa yang mengikuti International Emergency Nursing Camp ini mampu memberikan pertolongan langsung ketika bertemu korban dijalan. Hal senada disampaikan oleh Bapak Muh. Asnawi, S.ST yang menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus dan positif serta merupakan ajang silaturahmi antar mahasiswa keperawatan di Indonesia dan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara”.

Bapak Muh. Asnawi, S.ST juga berpesan kepada peserta International Emergency Nursing Camp yang ke-3 ini “Ners yang professional diharapkan mampu memiliki ilmu yang selalu update dan memiliki skill yang bagus. Perawat juga di harapkan mampu memiliki rasa peduli terhadap pasien khususnya ketika berhadapan langsung dengan pasien dengan kondisi gawat darurat.”

International Emergency Nursing Camp (IENC) ke-3 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Keperawatan yang bernaung di Nursing Care Club (NCC) Emergency Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini berfokus dalam penanganan kebencanaan. Kegiatan praktikum dalam IENC ke-3 ini dibagi menjadi empat bagian yaitu Basic Life Support, Improve Medicine, bidai balut dan evakuasi.

Salah satu praktikum yang di pandu oleh perawat praktisi dari Rumah Sakit adalah bidai balut yang dipimpin langsung oleh Bapak Muh. Asnawi, S.ST dari RSUD Kota Yogyakarta. Beliau juga merupakan Instruktur di PUSBANKES 118 DIY. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan terkait bagaimana ketika seorang korban mengalami cidera yang harus segera di lakukan pertolongan pertama dengan cara bidai balut. Kegiatan praktikum bidai balut ini berlangsung selama 45 menit.

Semua kegiatan praktikum ini merupakan kegiatan hal positif yang mampu meningkatkan skill mahasiswa. Diharapkan mahasiswa yang mengikuti International Emergency Nursing Camp ini mampu memberikan pertolongan langsung ketika bertemu korban dijalan. Hal senada disampaikan oleh Bapak Muh. Asnawi, S.ST yang menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus dan positif serta merupakan ajang silaturahmi antar mahasiswa keperawatan di Indonesia dan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara”.

Bapak Muh. Asnawi, S.ST juga berpesan kepada peserta International Emergency Nursing Camp yang ke-3 ini “Ners yang professional diharapkan mampu memiliki ilmu yang selalu update dan memiliki skill yang bagus. Perawat juga di harapkan mampu memiliki rasa peduli terhadap pasien khususnya ketika berhadapan langsung dengan pasien dengan kondisi gawat darurat.”