Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PSIK FKIK UMY) mengadakan pemeriksaan kesehatan jiwa bagi ibu-ibu warga Pedukuhan Kalirandu. Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) dari dosen UMY khususnya dari departemen Keperawatan Jiwa yang diketuai oleh Kellyana Irawati, Ns., Sp., Kep.J. Program ini dilaksanakan sebanyak enam kali dengan rician: pertemuan 1 melakukan pertemuan dengan pamong desa, kedua berkoordinasi dengan kader kesehatan, dan pertemuan ketiga hingga ke enam skrining dilanjutkan pelatihan.

Kelly sebagai ketua dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini menjelaskan bahwa gangguan mental emosional di Daerah Istimewa Yogyakarta semakin meningkat berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2018. Peningkatan data tersebut dipengaruhi oleh status kesehatan mental emosional pada ibu-ibu usia produktif maupun lanjut usia. Ibu bekerja ataupun ibu yang tidak bekerja masing-masing mempunyai masalah dan tekanan yang berbeda-beda. Salah satu faktor penyebabnya adalah masalah perekonomian yang dapat berimbas kepada ketidak harmonisan dalam keluarga. Seorang wanita mempunyai kecenderungan memendam masalah yang dialaminya, sehingga tidak mampu mendapatkan solusi dan kemudian depresi. Fenomena tersebut membuat tim pengabdi selaku Dosen PSIK UMY beserta tiga mahasiswanya berupaya untuk menyelesaikan masalah dengan melakukan skrining kesehatan jiwa dan penatalaksanaannya dengan relaksasi nafas dalam, relaksasi lima jari, dan relaksasi otot progresif.

Upaya pengabdi melakukan skrining dan relaksasi untuk selanjutnya dinamakan RAMPING EMAK SEJIWA (Rumah Pendamping Emak Sehat Jiwa) dalam kegiatannya mempunyai beberapa materi yaitu; di pertemuan pertama diadakan skrining kesehatan jiwa yang bertujuan melihat kondisi kesehatan mental para ibu-ibu di Dusun Kalirandu, kemudian hasil skrining di pilah sesuai dengan tingkat berat-ringannya masalah yang dialami. Setelah di ketahui masalah dan kriteria kesehatan jiwanya, pengabdi dan tim pengabdi melatih ibu-ibu untuk relaksasi nafas dalam, relaksasi lima jari, dan relaksasi otot progresif.

Upaya yang dilakukan pengabdi mendapatkan respon positif dari Kepala Pedukuhan Kalirandu (Bapak Wakijo), Ketua Kader Lanjut Usia yaitu ibu Mary Erwandari, dan Ibu Tukinem sebagai ketua PKK Pedukuhan Kalirandu. Ibu Tukinem mengatakan bahwa “masalah kesehatan jiwa pada ibu-ibu sebelumnya tidak pernah diperhatikan, dan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi tahu bahwa dampak yang ditimbulkan dari tidak tertanganinya masalah pasikososial adalah depresi, serta masyarakat menjadi tahu bagaimana cara mengatasi masalahnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dari Bulan Februari hingga April 2019 dengan julah peserta 50 orang. Kegiatan ini sebagai implementasi dari program Hibah Pengabdian Masyarakat dengan Skema Kemitraan Masyarakat yang didukung sepenuhnya Oleh Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tim pengabdi berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental psikososial masyarakat. (KI)