Bencana merupakan sebuah kondisi yang datang secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kerugian baik materi maupun korban jiwa. Di Indonesia sering sekali terjadi bencana alam seperti banjir, gunung api meletud, angin puting beliung dan bahkan tsunami. Yogyakarta juga merupakan daerah rawan bencana seperti erupsi gunung berapi merapi, banjir, angin puting beliun dan tanah longsor. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan penanganan bencana alam dosen Program Studi Ilmu Keperawatan UMY yaitu Arif Wahyu Setyo Budi, Ns., M.Kep dan Kellyana Irawati, M.Kep., Ns., Sp.Kep., Jiwa mengadakan pengabdian masyarakat yang betema “Peningkatan dan Pemberdayaan Kader Muhammadiyah dalam Penanggulangan Bencana Alam di Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat Kasihan Bantul Yogyakarta” pada hari Sabtu dan Minggu 09 dan 10 Maret 2019 yang berlokasi di Monumen Absari Pedukuhan Kalirandu Bangunjiwo Kasihan Bantul.

Kegiatan ini diikuti oleh oleh kader Muhamamdiyah yang tergabung dalam PRM Bangunjiwo Barat dan masyarakat Pedukuhan Kalirandu. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam penanganan bencana alam yang terjadi di lingkungan sekitar masyarakat. Pada kesempatan ini kegiatan pengabdian masyarakat berlagsung secara bersamaan dengan program pengabdian masyarakat dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan Program Studi Magister Keperawata UMY. Pada sambutannya Ketua Program Studi Magister Keperawatan UMY menyampaikan kepada peserta “semoga dengan agenda pengabdian masyarkat ini mampu meningkatkan pengetahuan dan skill bapak dan ibu serta mas dan mbak saat menangani bencana alam yang terjadi di lingkungan sektitar”. Pada sambutan yang disampaikan oleh Ketua PRM Bangunjiwo Barat menyampaikan “ini saatnya kita belajar bersama dan peduli terhadap kejadian bencana alam sehigga kita menjadi garda paling depan memberikan pertolongan kepada korban bencana alam”, hal ini sejalan dengan yang disampaikan oelh Bapak Kepala Dukuh Kalirandu yang memberikan sambutannya “ Dua hari ini mohon kepada Bapak Ibu dan mas mbak untuk aktif mengikuti kegiatan supaya menambah wawasan dan keterampilan penanganan bencaa alam”.

Kegiatan ini dimulai dengan pemberian materi dengan tema apakah itu bencana, kemudian diikuti dengan tema bagaimana cara melakukan triase, materi psikologikal first aid, dilanjutkan dengan materi perawatan luka dan kegiatan praktek bersama dengan tema bantuan hidup dasar, balut bidai dan evakuasi. Selama kegiatna hari pertama peserta sangat antusias dalam menerima materi dan belajar skill bersama. Pada hari kedua peserta diajak bersama untuk melakukan kegiatan simulasi bencana yang berkerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Manajemen Center Daerah Istimewa Yogyakarta (MDMC DIY). Pada kegiatan simulasi peserta diajak langsung untuk mengaplikasikan semua materi yang sudah diterima pada hari pertama. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, komunikasi, kerjasama serta pengambilan keputusan saat memberikan pertolongan pada keadaan bencana.

Kegaitan simulasi ini dipimpin langsung oleh direktur gladi lapangan oleh Bapak agung dari MDMC DIY yang memberikan skenario serta pengarahan dan memberikan triger kepada masyarkat yang mengikurisimulasi bencana. Bapak Agung menyampaikan “kegiatan ini sangat bagus untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya masyarakat berperan aktif dalam penanganan bencana alam, diharapkan dengan simulasi bencana ini masyrakat dapat terpapar langsung cara melakukan dan memberikan pertolongan pertama kepada korban, dan yang terpenting sudah saatnya masyarakat sadar terhadap bencana alam”. Kegiatan simulasi semua ini masyarakat dibagi menjadi berbagai tim yang terdiri dari Tim pengambil kebijakan yang diperankan langsung oleh Bapak Kepala Dukuh Kalirandu dan tokoh masyarakat, kemudian tim triase, tim evakuasi dan tim medis.

Kegiatan pengabdian masyarkat ini memiliki luaran berupa modul dan video edukasi henti jantung yang dapat dipakai oleh masyarkat sebagai bahan pembelajaran stelah kegiatan ini selesai. Menurut ketua tim kegiatan menyampiakan “Kegiatan pengamdian masyarkat kali ini merupakan program hibah yang diberikan oleh LP3M Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dimana program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta keterampilan dari masyarkat dalam penanggulangan bencana alam, kegaitan ini juga memiliki luaran berupa modul dan video edukasi henti jantung yang dapat di lihat di youtube PSIK UMY. Semoga dengan kegiatan ini mampu mendorong dan menjadi terobosan serta dapat memberdayakan masyarakat dan kader Muhamamdiyah yang bisa langsung terjun ke lokasi bencana”.

Berikut video penanganan pertama pada orang dengan henti jantung: